Dermaga Pangkalan Pondok Dayung Diresmikan

Dermaga Pangkalan Pondok Dayung di Kompleks Satuan Komando Armada RI Kawasan Barat Pondok Dayung, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (29/11), diresmikan. (photo : voucher zalora)

Jakarta- Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Ade Supandi meresmikan dermaga dan pembangunan gedung baru di Kompleks Satuan Komando Armada RI Kawasan Barat Pondok Dayung, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (29/11).

Pembangunan dermaga di sisi utara Pelabuhan Tanjung Priok tersebut dianggap merupakan sebuah terobosan penting, khususnya dalam melengkapi kesinambungan dan keseimbangan bagi prajurit dan armada TNI AL antara keberadaan kapal dengan pelabuhan.

HARUS BACA :  SSV-2 is Expected to be Delivered by May 17

“Kompleks Satuan Koarmabar Wilayah I ini akhirnya dapat juga kita resmikan setelah menunggu 13 tahun,” ujar Ade Supandi, di depan dermaga Pondok Dayung tepat depan Gedung Roesdi Roesli.

Ia mengungkapkan, pembangunan yang sebenarnya dimulai sejak 2003 itu berjalan lambat karena keterbatasan anggaran pemerintah sehingga pembangunan gedung dan dermaga dilakukan secara bertahap.

“Pada masa lalu, kita banyak beli alutsista, tapi infrastruktur tidak disiapkan, seharusnya pembelian alutsista harus sejalan dengan pembangunan infrastruktur di pangkalan,” tambahnya.

HARUS BACA :  Penerbangan Citilink Pindah Ke Terminal 2 Awal 2018
HARUS BACA :  Australia’s F-35As Grounded over Oxygen Issues

Dengan keberadaan dermaga tersebut, maka pihak TNI Angkatan Laut tidak perlu lagi meminjam dermaga di Pelabuhan Tanjung Priok yang saat ini memang sudah sangat padat slotnya untuk kapal angkutan barang atau kargo dan penumpang.

“Saya minta ke depannya proyeksi pembangunan pangkalan TNI AL, di setiap 300 mil di antara pangkalan, ada dermaga dengan panjang minimal 150 meter dan bisa menampung 5 kapal untuk sandar dan persiapan operasi di lokasi dermaga,” kata Ade Supandi.

HARUS BACA :  PH Marines Train to Maneuver Amphibious Assault Vehicles in Japan

Peran dermaga tersebut sangat strategis bagi pemetaan kekuatan personel TNI AL seperti untuk mengubah posisi prajurit di titik rawan, pengisian bahan bakar, perbaikan kapal, hingga pergantian personel.

“Kapal patroli kita sebar di pangkalan untuk proyeksikan untuk mendukung pertahanan di daerah pangkalan yang harus didukung oleh semua pihak demi ketahanan NKRI dan kedaulatan wilayah perbatasan laut Indonesia,” tegasnya.

Selain di Pondok Dayung, TNI AL juga mengembangkan pembangunan dermaga yang sama seperti di Sibolga, Palu, Rosong, Marsela, hingga di Natuna.

(BeritaSatu)

Rendy Raditya
Rendy Raditya
Menyebarkan berita berita Militer Indonesia dari media media mainstream Asia dan Indonesia. Mendambakan Kekuatan Militer Indonesia menjadi salah satu yang disegani kembali di kawasan.

Latest articles

HARUS BACA :  PH Marines Train to Maneuver Amphibious Assault Vehicles in Japan

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal

Diremajakan Jadi Destroyer, AL Australia Pensiunkan Fregat Berudal - Militer.or.id. Angkatan Laut Australia alias Royal Australian Navy telah mengadakan upacara pelepasan dua kapal perangnya...

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus – Suriah – Irak

Misi Operasional Pertama F-35 Inggris : Mondar Mandir Siprus - Suriah - Irak - Militer.or.id. Pejabat kementerian pertahanan Inggris mengkonfirmasi bahwa pesawat tempur terbaru...

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi

Pesawat Angkatan Udara India Jatuh Lagi - Militer.or.id. Sebuah pesawat angkut militer milik Angkatan Udara India dilaporkan hilang dengan 13 awak dan penumpang diatasnya....

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi

Bermasalah Terus, Serah Terima Kapal Selam Nuklir Yasen-M Rusia Mundur Lagi - Militer.or.id. Untuk ke sekian kalinya, penyerahan kapal selam nuklir project 885-M Yasen...
44.1k Followers
Follow

Related articles

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here
HARUS BACA :  SSV-2 is Expected to be Delivered by May 17