Sekjen DPN Venezuela: Rusia Kacaukan Upaya AS Pecah Suriah

0
378

Militer.or.id – Sekjen DPN Venezuela: Rusia Kacaukan Upaya AS Pecah Suriah.

dok. Pasukan Rusia di Latakia, Suriah (photo Mil.ru)

Militer.or.id, MOSKOW – Keterlibatan aktif Rusia dalam rangka menyelesaikan krisis di Suriah telah menggagalkan rencana Amerika Serikat untuk memecah-belah Suriah, menurut Sekjen Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Venezuela yaitu Pascualino Angiolillo Fernandez seperti dilansir dari laman Sputnik News.

“Tanpa keraguan, tindakan Rusia ditujukan untuk mengganggu rencana AS dalam mencapai tujuan strategisnya sendiri di Suriah”, tegasnya.

Sekjen DPN juga menambahkan bahwa Rusia menghalangi upaya “sebuah negara dari benua lain” untuk membiayai para pemberontak.

“Kewajiban Rusia… untuk bekerjasama dalam perang melawan terorisme internasional memang didasarkan pada upaya mencegah ketidakstabilan oleh negara dari benua lain dalam membiayai kelompok-kelompok yang akhirnya menjadi kelompok teroris”, kata Pascualino Angiolillo.

Suriah telah berada dalam keadaan perang sipil sejak tahun 2011, dimana pasukan pemerintah berperang melawan sejumlah kelompok oposisi dan organisasi teroris. Pada bulan September 2015, Rusia meluncurkan kampanye udara melawan teroris di Suriah atas permintaan Presiden Suriah Bashar Assad.

HARUS BACA :  Kemhan: Dua Jet Tempur Su-35 Tiba Tahun Depan

Pada 11 Desember 2017, Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan untuk memulai penarikan bagian penting pasukan Rusia dari Suriah, hanya beberapa hari setelah dia mengumumkan kemenangan “lengkap” di Suriah atas kelompok teroris . Presiden Putin mengatakan bahwa para militan telah dikalahkan di kedua tepi Sungai Eufrat.

Rusia, bersama-sama dengan Turki dan juga Iran adalah salah satu negara penjamin gencatan senjata di Suriah. Moskow juga telah membantu pihak Damaskus dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada para penduduk negara yang dilanda krisis.

HARUS BACA :  Pangdivif 2 Kostrad Tinjau Latihan Terjun Yonif PR 503

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here